sponsor
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
SMA NEGERI 1 BOJONG RAIH JUARA 3 LOMBA DALANG DI OLIMPIADE PENELITIAN SISWA INDONESIA (OPSI)
Posted by : Amir on :Senin, 28 November 2016 0 comments

Radar Sindo -WAYANG, merupakan salah Satu kesenian tradisional yang kini semakin terpinggirkanoleh zaman. Sehingga Ismada Firdaus Mandala Putra yang merupakan siswa kelas X.MIPA.2SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Tegal ini berhasil meraih juara 3 dengan skor sebesar 586dalam acara Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) di bidang humaniora dengan guru
pembimbing Imada Cahya Septiyaningsih, S.Pd. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas
Dikpora Kabupaten Tegal. (Senin, 10/16)
“Saya memang sangat tertarik dengan kesenian tradisional, pungkas ismada”karena unik. Selain itu melalui pementasan wayang ternyata dapat membantu saya dalam belajar khususnya pada saat belajar sejarah yang materinya sangat banyak.” Jelas Ismada setelah memaparkan materi.
Kini Juara 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Slawi dengan skor 592, Juara 1 diraih oleh SMA
Negeri 1 Pangkah dengan skor sebesar 615. Sedangkan dibidang Sains juara 1 diraih oleh
Dukuwaru dengan skor 602, dan juara 3 diraih oleh SMA N 1 Margasari dengan skor 592.
Semua finalis yang diundang presentasi telah melalui tahap seleksi pemberkasan, dan
peserta yang berhasil masuk ke 6 besar berhak mempresentasikan hasil penelitiannya dihadapan juri.
Dalang Presentasi sekaligus grand final OPSI tahun 2016 diadakan di SMA N 1 Slawi dimulai pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB. Ismada Firdaus Mandala Putra merupakan anak kedua dari Bapak Imamudin dan Ibu Faridah yang berdomisili di Bumijawa RT O5/II. Tegal jawa tengah,
Setiap malam minggu ismada firdaus berlatih gamelan bersama teman-temannya, sehingga tidak heran jika ia sudah terbiasa dengan kesenian Jawa. Uniknya presentasi ini menggunakan alat peraga berupa wayang yang terbuat dari kardus bekas mampu menarik perhatian juri dan panitia, sehingga Bapak Lukman Hakim, S.Ag selaku sekretaris tim penilai mengaku bahwa ide ini adalah sebuah gagasan baru dan unik serta merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional di kalangan remaja. ( amirmada ).
Saved under :
Pendidikan
PENDIDIKAAN DAN LATIHAN JURNALISTIK
Posted by : Amir on :Senin, 21 November 2016 0 comments
Gabungan Wartawan Indonesia GWI Provinsi Jawa Tengah bersama Media online Nusantaramerdeka adakan Diklat Jurnalis/pendidikan dan latihan Wartawan di Gedung Taman Strowbery Agrowisata,Tuel Bojong Guci Tegal Pada Hari minggu 31 mei 2015 plus pemantapan dan pelatihan kewartawanan di ikuti oleh lima puluh orang peserta diklat dari berbagai media cetak maupun elektronik, diklat dimulai dari jam 09.00 samapai dengan pukul 17,00wib dengan narasumber Drs.Anton Pasaribu, SE,Dipl.Math, dalam penyampaianya se orang jurnalist harus tunduk dan patuh pada UUD dan Kode etik pers, maka dalam Rangka turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa serta membuka jendela informasi dunia kepada masyarakat diharapkan wartawan mampu bekerjasama dengan baik serta dapat mejadi kontrol sosial sesuai yang diharapkan. Hal tersebut diungkapkan narasumber dalam diklat jurnalistiknya disampaikan juga oleh Ketua Gabungan wartawan Indonesia Provinsi jawa tengah Amir Hajir saat memberikan arahanya pada kegiatan diklat di Aula Taman strawberry tuel bojong Tegal
Lebih lanjut ketua GWI Jateng menyampaikan, selaku media tentunya dapat memberikan informasi seluas luasnya kepada masyarakat, karena keberadaan pers dapat menjadi corongnya informasi bagi pemerintah maupun masyarakat. Ujarnya.
Dalam arahan Ketua Umum GWI SK.SILAEN menyampaian, Kegiatan Pers hendaknya dapat memberi arah bagi perkembangan jaman, terutama di bidang Informasi, ekonomi politik bahkan pengetahuan pendidikan terlebih dalam ikut memajukan sebuah wilayah. karena menurut SK SILAEN, organisasi wartawan merupakan himpunan wartawan dari berbagai media yang berjiwa progresif, dinamis dan reformis. Ujarnya.
Selain itu, para pekerja Frofesi yang berkecamuk dalam kegiatan jurnalis, senantiasa mampu melaksanakan Visi dan Misi mencerdaskan kehidupan bangsa. Serta turut serta menunjang program pemerintah , meningkatkan pembinaan dan kerjasama melalui sektor informasi.
Dengan banyaknya informasi dan adanya komunikasi dua arah, baik pemerintah maupun masyarakat diharapkan dapat bersama sama menumbuhkan kembali jiwa Nasionalisme yang hampir hilang.ujarnya didepan para jurnalis.
Ketua DPD GWI Prov.Jateng Amir Hajir , yang didampingi Suwatno,SH.Mkn selaku Advokasi Hukum &Ham,dalam sambutanya menyampaikan,selain memupuk kecintaan terhadap para pekerja frofesi, GWI Jateng juga bertekad untuk memajukan wilayah baik dari segi ekonomi , pendidikan maupun memberikan bantuan bagi mereka yang sedang tersandung masalah, khususnya masyarakat tidak mampu. Ujar Ketua GWI Jateng dihadapan puluhan jurnalis yang tergabung di Jateng. Gabungan Wartawan Indonesia( GWI ) merupakan salah satu organisasi profesi Wartawan yang berdiri sejak tahun 2000 dan telah terdaftar di kementrian dalam negri/otonomi daerah dan Dewan Pers.kini gabungan wartawan Indonesia telah berkembang ke provinsi Jawa Tengah GWI Prov.Jateng dengan tujuan untuk memajukan Para insan Pers yang bergabung di GWI Dan untuk menciptakan perlindungan Hukum bagi para pers itu sendiri dalam menjalankan profesinya tanpa harus melanggar kode etik Pers dan Undang Undang dasar 45.juga untuk membantu masyarakat umum yang membutuhkan bantuan hukum. dinamika proses politik Indonesia selama puluhan tahun sejak era sukarno,era Suharto,kini telah mengantar kita pada suatu era baru yang oleh banyak orang disebut era reformasi.terlepas dari benar tidaknya istilah”era reformasi”itu,yang jelas system politik kini sudah mengalami perubahan signifikan.karena perubahan itulah maka sistem Pers pun turut berubah-sebagai dampaknya .jika di kedua era sebelum ini telah terjadi banyak pembredelan maupun pembungkaman terhadap pers oleh pemerintah,demi alasan”stabilitas nasional”sekarang situasinya sudah berbeda.boleh dibilang Pers dewasa ini sangat bergairah.dan pemerintah dilarang untuk mengintervensi Pers (sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999).namun,kemauan para pemodal untuk turut berpartisipasi dalam penerbitan Pers,secara moral,sesungguhnya patut di ajungi jempol.sebab,pertama:bisnis Pers merupakan bisnis yang sangat spekulatif dan riskan.Kedua:dengan demikian ,si pemilik modal telah melayani hak setiap warga Negara untuk tahu ( right to know) dan memperoleh informasi ( right to information ).itulah sisi eksternal dari pers:melayani kepentingan masyarakat.namun Pers juga punya sisi internal:ke inginan untuk berkembang dan menghasilkan profit bagi si pemilik modal maupun yang bekerja untuk Pers tersebut.langkah selanjutnya Gabungan wartawan Indonesia akan menata kembali GWI di tingkat kabupaten/kota( DPC ) di seluruh Provinsi Jawa Tengah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada.Jawa Tengah Meliputi dua puluh Sembilan kabupaten dan enam kota yang masing-masing kota dan kabupaten memiliki logo daerah yang berbeda dan ciri khas yang berbeda pula,jawa tengah memiliki potensi yang sangat besar terutama dalam hal home industrinya ,( tofari, ).
Saved under :
Pendidikan
SMP 1 TARUB : TEGAL MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Posted by : Amir on :Minggu, 20 November 2016 0 comments
Untuk menghantarkan anak didik lebih cerdas dan maju berbagai upaya dilakukan oleh kepala sekolah bpk Abdul Khalim,S.pd.Ina yang baru duatahun lebih di SMPN1 Tarub Tegal. bersama para guru,juga melibatakan orang tua murid.seperti halnya di ungkapkan kepala sekolah ketika di temui media Nusantaramerdeka di ruang kerjanya mengatakan,”kami untuk bisa mengantar anak didik yang cerdas handal dan bermoral dari total jumlah murid kelas VII,VIII,IX di SMPN 1 Tarub sebanyak 941 siswa dan siswi. Serta punya visi dan misi kami adalah,mewujudkan sumber daya manusia yang sadar akan pentingnya pendidikan dalam kehidupan sehari hari yang berbudaya,berbudi pekerti yang luhur,memiliki jati diri dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa,maka kami sebagai guru mendidik semua murid untuk:
pertama.meningkatkan mutu pendidikan di segala bidang. kedua. membiasakan anak didik disiplin tinggi dalam mematuhi segala peraturan sekolah. ketiga,memupuk rasa tanggung jawab dan toleran.ke empat, memiliki dedikasi yang tinggi dan loyalitas terhadap masyarakat. Kelima mengikut sertakan masyarakat atau orang tua wali murid dalam segala kegiatan ( menghadiri rapat sekolah,memecahkan masalah dan menanggulangi masalah )serta untuk mendukung untuk kemajuan siswa didik. ke enam.mengembangkan bakat bakat siswa melalui kegiatan ekstra kulikuler”dan bakat seni budaya yang sedang di kembangkan dan terbukti perkembangnya telah mendapatkan trophy piala dalam ulang tahun SMAN 1 Kramat pada bulan desember 2015 yang di lombakan di tingkat SMP dan MTS Sekabupaten/kota Tegal, terbukti SMPN 1 Tarub dalam lomba seni tari dan LCC tersebut Telah meraih juara 1 ( satu) yang diperankan oleh anak didik Mira Banowati,Mery Banowati,Ika widyaningsih,Febri Ayuni,dan siska ameliyah ramadhani. dalam Ultah SMAN 1 kramat SMPN 1 Tarub telah menjuarai dua sekaligus termasuk lomba LCC”.
Dalam lomba LCC ini juga telah meraih trophy juara 1 ( satu ),yaitu siswi anggun wulanjuniarti,selvi dwi astuti,Alvi nur Amalia.juga dalam meningkatkan mutu pendidikan kepala sekolah mengatakan bahwa khusus kelas IX dalam hal mata pelajaran telah menambahkan jam pelajaran untuk persiapan ujian akhir negara. Dan saat ini kepala sekolah SMPN 1 Tarub Abdul Khalim, S.Pd.Ina menargetkan minimal peringkat 1 ( satu ) dan Maximal diperingkat 10 ( sepuluh) Kepala sekolah SMPN 1 Tarub bpk.Abdul Khalim, S.Pd.Ina pantas di ajungkan jempol atas prestasi yang diraihnya serta target prestasi kedepan yang akan dihadapinya karena siap bersaing dengan yang lain, ujar kepala sekolah usai ditemui media nusantara merdeka.com ( Pik/Pir-Red Mir )
Saved under :
Pendidikan
DPD GWI PROPINSI JAWA TENGAH SUKSES ADAKAN DIKLAT JURNALISTIK KE 2
Posted by : Amir on : 0 comments
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GWI Prop.Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan mutu dan kapasitas organisasi pers dan kompetensi teknis jurnalis menyelenggarakan diklat jurnalistik dasar bagi wartawanya maupun calon anggota wartawan, pada Minggu (3/1) di café Yaul Jl.Diponegoro Kota Tegal. Jawa tengah,Diklat dibuka secara resmi oleh Amir Hajir, selaku ketua DPD GWI Prop.Jawa Tengah, .Fasilitator atau narasumber pelatihan ini adalah Anton Pasaribu, professional trainer dan berpengalaman di dunia kewartawanan, sekaligus Pimpinan Bekasi Post
Pelatihan ini sangatlah penting dan bagian dari kaderisasi organisasi pers GWI ke depan. Yang diikuti oleh Peserta sebanyak 40 orang. Sebagian sudah berafilisasi pada beberapa media lokal dan nasional sebagian lagi adalah pemula, Para calon jurnalis dan anggota GWI yang belum pernah mengikuti diklat jurnalistik dasar. Mereka berasal dari Kota Tegal, Kab.Tegal, Kab. Pekalongan, Kab.Pemalang, Kab.Kebumen, Kab.Brebes dan bahkan 3 peserta berasal dari Bandung dan 2 peserta dari Cirebon, calon anggota GWI DPD Jawa Barat,” ujar Amir Hajir.
“Kami mendapat banyak pengetahuan serta sharing pengalaman dengan acara diklat ini. Apalagi ada praktek langsung untuk pembuatan berita. Kami akan mengembangkan ketrampilan dan profesionalisme sebagai jurnalis di wilayah kami,” ujar Cuncun Kuswenda, peserta dari wilayah Kabupaten Kebumen.
Ketua DPD GWI Jawa Tengah memberikan Sertifikat kepada Peserta Diklat Bpk.Cuncun kuswenda
“Kedepan, kami berkewajiban untuk menjadi jurnalis yang memiliki etika profesi. Kode Etika Wartawan Indonesia (KEWI) dan UU No.40 Tahun 1999, tentang PERS, harus menjadi pegangan normative di saat bermitra dan bekerja dilapangan. Wartawan itu pekerjaan mulia dan professional. Harus memakai kode etik pers hindari perilaku wartawan yang merusak korps wartawan serta profesi itu sendiri, jelas Khaerun di didampingi Ali Samsul Bahri, peserta dari wilayah Cirebon.
“Kami datang dari Bandung untuk belajar dari teman-teman di wilayah Jateng. Karena misi kami setelah diklat ini adalah menngembangkan organisasi GWI di wilayah Bandung dan propinsi Jawa Barat,” tegas Rahmad di damping Dhani Ramdani dan Wagimin utusan dari wilayah Bandung.. Kegiatan yang diselenggarakan sejak pukul 09.00 pagi berlangsung akktif, lancar dan sukses. Para peserta diklat berharap DPD GWI Jateng, melaksanakan kegiatan diklat berikutnya di wilayah lain untuk menciptakan para wartwan yang profesional. ( topik/kholik-Red )
Saved under :
Pendidikan




