sponsor
RENUNGAN MALAM SMP NEGERI 41 GUNUNGPATI SEMARANG
Posted by : Amir on :Rabu, 30 November 2016 0 comments
![]() |
| Radar Sindo - renungan malam SMP Negeri 41 |
RADARSINDO.COM - SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang adakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dengan tema “Mempertegas fungsi LDK dalam semangat regenerasi OSIS menuju prestasi”. Acara ini diadakan pada hari Sabtu-Minggu (3-4 September 2016) dengan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari berbagai organisasi baik ekstrakulikurer maupun intrakurikuler.
Acara ini dimulai pada pukul 15.30 WIB diawali sambutan oleh Dra. Nurwakhidah Pramudiati selaku kepala sekolah, beliau menyampaikan agar peserta LDK dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan tertib. Selain itu beliau juga berharap agar kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai harapan.
Sabtu (3/9/16) pihak sekolah juga mengundang guru sejarah dari SMA Negeri 1 Bojong Kab. Tegal yakni Imada Cahya Septiyaningsih, S.Pd, untuk mengisi materi tata cara rapat, diskusi sertaproblem solving dan renungan malam. Pada sesi pertama Ibu Imada memberikan materi tentang tata cara rapat dan diskusi, beliau menyampaikan bahwa public speaking sangat penting oleh sebab itu mulai dari sekarang kita harus bisa membiasakan diri untuk diskusi dan rapat. Pada sesi ke dua Ibu Imada memberikan materi tentang problem solving dilanjut dengan renungan malam. Materi problem solving ini bertujuan untuk mengajak peserta didik agar bisa berpikir aktif dan kreatif, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian diberi masalah berupa pertanyaan ‘apa cita-cita kalian untuk bisa membangun SMP N 41 agar dapat meraih prestasi’ setelah itu mereka diberi wakttu dan berdiskusi, apabila sudah selesai diskusi maka setiap kelompok diarahkan untuk bisa mengangkat satu buku dengan kuku dari masing-masing ibu jari setiap siswa. Buku tersebut berisi hasil diskusi yang telah mereka selesaikan. Hal ini bertujuan untuk bisa mengasah kerja sama antar individu.
Sesi renungan malam dilaksanakan setelah materi problem solving, pada kesempatan ini siswa diarahkan untuk selalu bersyukur terhadap Tuhan dan menghargai perjuangan kedua orang tua serta bapak dan ibu guru. Harapannya dari renungan malam ini peserta bisa lebih termotivasi dalam belajar sehingga dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi. “Hati saya merasa lebih lega saat Ibu Imada memberikan sugesti kepada saya, awalnya saya merasa tegang karena saya diminta untuk mengingat-ingat masalah saya, namun ternyata setelah itu saya diminta untuk mengikhlaskan semua sakit hati yang saya alami kemudian bertekad untuk menyelesaikan masalah secara dewasa”. Jelas Naumi yang merupakan salah satu siswi dari kelas IX yang mengikuti renungan malam.
Bapak Ilham Subur Jatmiko, S.Pd., M.Pd selaku pembina OSIS menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membangun motivasi siswa, beliau juga menyampaikan bahwa LDK ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali setelah pemilihan ketua OSIS.
Terdapat berbagai acara dalam kegiatan ini seperti persiapan PBB dan latihan upacara, outbond, materi keorganisasian, keagamaan dan cara pembuatan proposal LPJ, surat menyurat dan etika evaluasi dalam organisasi. Acara ini ditutup pada hari minggu 4 september 2016 pukul 16.00.(ics)
Saved under :
Berita Daerah
SMA NEGERI 1 BOJONG RAIH JUARA 3 LOMBA DALANG DI OLIMPIADE PENELITIAN SISWA INDONESIA (OPSI)
Posted by : Amir on :Senin, 28 November 2016 0 comments

Radar Sindo -WAYANG, merupakan salah Satu kesenian tradisional yang kini semakin terpinggirkanoleh zaman. Sehingga Ismada Firdaus Mandala Putra yang merupakan siswa kelas X.MIPA.2SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Tegal ini berhasil meraih juara 3 dengan skor sebesar 586dalam acara Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) di bidang humaniora dengan guru
pembimbing Imada Cahya Septiyaningsih, S.Pd. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas
Dikpora Kabupaten Tegal. (Senin, 10/16)
“Saya memang sangat tertarik dengan kesenian tradisional, pungkas ismada”karena unik. Selain itu melalui pementasan wayang ternyata dapat membantu saya dalam belajar khususnya pada saat belajar sejarah yang materinya sangat banyak.” Jelas Ismada setelah memaparkan materi.
Kini Juara 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Slawi dengan skor 592, Juara 1 diraih oleh SMA
Negeri 1 Pangkah dengan skor sebesar 615. Sedangkan dibidang Sains juara 1 diraih oleh
Dukuwaru dengan skor 602, dan juara 3 diraih oleh SMA N 1 Margasari dengan skor 592.
Semua finalis yang diundang presentasi telah melalui tahap seleksi pemberkasan, dan
peserta yang berhasil masuk ke 6 besar berhak mempresentasikan hasil penelitiannya dihadapan juri.
Dalang Presentasi sekaligus grand final OPSI tahun 2016 diadakan di SMA N 1 Slawi dimulai pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB. Ismada Firdaus Mandala Putra merupakan anak kedua dari Bapak Imamudin dan Ibu Faridah yang berdomisili di Bumijawa RT O5/II. Tegal jawa tengah,
Setiap malam minggu ismada firdaus berlatih gamelan bersama teman-temannya, sehingga tidak heran jika ia sudah terbiasa dengan kesenian Jawa. Uniknya presentasi ini menggunakan alat peraga berupa wayang yang terbuat dari kardus bekas mampu menarik perhatian juri dan panitia, sehingga Bapak Lukman Hakim, S.Ag selaku sekretaris tim penilai mengaku bahwa ide ini adalah sebuah gagasan baru dan unik serta merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional di kalangan remaja. ( amirmada ).
Saved under :
Pendidikan
EMPAT BISNIS YANG BIKIN ORANG INDONESIA JADI MILIUNER DI DUNIA
Posted by : Amir on :Selasa, 22 November 2016 0 comments
Forbes kembali melansir ribuan nama miliuner dunia. Orang-orang tajir sejagat tidak hanya diisi oleh orang tua, tapi mulai muncul sederet anak muda dengan prestasi gemilang dan harta kekayaan yang menakjubkan.
Dari data Forbes, ada 10 orang Indonesia yang masuk jajaran 1.000 orang terkaya di dunia 2014. Nama-nama mereka tidak asing lagi di telinga mengingat kisah sukses mereka menjalankan bisnisnya sudah menjadi inspirasi bagi banyak orang di dalam negeri. Kekayaan yang mereka peroleh tidak datang begitu saja, ada kerja keras dan keseriusan membangun kerajaan bisnisnya.
Wealth X, sebuah perusahaan pendata orang kaya dunia pernah memaparkan bisnis-bisnis yang bisa mewujudkan mimpi seseorang menjadi miliuner dunia.
Jika disandingkan dengan daftar orang Indonesia yang masuk jajaran orang terkaya dunia versi Forbes, maka diperoleh beberapa sektor yang diyakini cukup sukses menjadikan orang Indonesia menjadi miliuner dunia.. Berikut paparannya.
sektor bisnis ini termasuk salah satu sektor yang mampu menciptakan orang kaya. Industri ini akan menjadi besar, terutama untuk Indonesia. Karena negara ini butuh infrastruktur yang tidak sedikit.
Contoh sederhana saja, jika Anda sadar, di semua negara butuh batako untuk membuat trotoar misalnya. Seseorang pasti menguasai bisnis itu. Tidak hanya itu, di negara yang tengah gencar membangun seperti Indonesia, pasti membutuhkan alat berat.
Achmad Hamami membuktikan bahwa bisnis sektor ini mampu menjadikan orang Indonesia sebagai miliuner dunia. Pria ini mulai aktif berbisnis pada dekade 1970-an. Dengan mengibarkan bendera Trakindo Utama, Achmad Hamami mendapat kepercayaan menjadi agen produk Caterpillar di Indonesia. Trakindo menjadi pemain utama bisnis sektor alat berat, konstruksi, dan infrastruktur di dalam negeri.
Produk Caterpillar yang didistribusikan Trakindo antara lain alat berat, diesel, dan mesin produksi gas. Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini fokus menjual onderdil resmi, catalog produk, dan jasa perbaikan alat berat. Jasa perbaikan untuk memberikan jaminan pada konsumen bahwa produk yang dijual Trakindo tidak akan rusak.Di usianya yang kini menginjak 83 tahun, Achmad Hamami masih sukses bertahan di jajaran miliuner dunia. Dari data yang baru dilansir Forbes, Achmad masuk lingkaran 1.000 orang terkaya sejagat. Menurut versi Forbes, harta kekayaan Achmad saat ini menyentuh USD 1,6 miliar.( mrdk.com )
Saved under :
Ekonoi Bisnis
PENDIDIKAAN DAN LATIHAN JURNALISTIK
Posted by : Amir on :Senin, 21 November 2016 0 comments
Gabungan Wartawan Indonesia GWI Provinsi Jawa Tengah bersama Media online Nusantaramerdeka adakan Diklat Jurnalis/pendidikan dan latihan Wartawan di Gedung Taman Strowbery Agrowisata,Tuel Bojong Guci Tegal Pada Hari minggu 31 mei 2015 plus pemantapan dan pelatihan kewartawanan di ikuti oleh lima puluh orang peserta diklat dari berbagai media cetak maupun elektronik, diklat dimulai dari jam 09.00 samapai dengan pukul 17,00wib dengan narasumber Drs.Anton Pasaribu, SE,Dipl.Math, dalam penyampaianya se orang jurnalist harus tunduk dan patuh pada UUD dan Kode etik pers, maka dalam Rangka turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa serta membuka jendela informasi dunia kepada masyarakat diharapkan wartawan mampu bekerjasama dengan baik serta dapat mejadi kontrol sosial sesuai yang diharapkan. Hal tersebut diungkapkan narasumber dalam diklat jurnalistiknya disampaikan juga oleh Ketua Gabungan wartawan Indonesia Provinsi jawa tengah Amir Hajir saat memberikan arahanya pada kegiatan diklat di Aula Taman strawberry tuel bojong Tegal
Lebih lanjut ketua GWI Jateng menyampaikan, selaku media tentunya dapat memberikan informasi seluas luasnya kepada masyarakat, karena keberadaan pers dapat menjadi corongnya informasi bagi pemerintah maupun masyarakat. Ujarnya.
Dalam arahan Ketua Umum GWI SK.SILAEN menyampaian, Kegiatan Pers hendaknya dapat memberi arah bagi perkembangan jaman, terutama di bidang Informasi, ekonomi politik bahkan pengetahuan pendidikan terlebih dalam ikut memajukan sebuah wilayah. karena menurut SK SILAEN, organisasi wartawan merupakan himpunan wartawan dari berbagai media yang berjiwa progresif, dinamis dan reformis. Ujarnya.
Selain itu, para pekerja Frofesi yang berkecamuk dalam kegiatan jurnalis, senantiasa mampu melaksanakan Visi dan Misi mencerdaskan kehidupan bangsa. Serta turut serta menunjang program pemerintah , meningkatkan pembinaan dan kerjasama melalui sektor informasi.
Dengan banyaknya informasi dan adanya komunikasi dua arah, baik pemerintah maupun masyarakat diharapkan dapat bersama sama menumbuhkan kembali jiwa Nasionalisme yang hampir hilang.ujarnya didepan para jurnalis.
Ketua DPD GWI Prov.Jateng Amir Hajir , yang didampingi Suwatno,SH.Mkn selaku Advokasi Hukum &Ham,dalam sambutanya menyampaikan,selain memupuk kecintaan terhadap para pekerja frofesi, GWI Jateng juga bertekad untuk memajukan wilayah baik dari segi ekonomi , pendidikan maupun memberikan bantuan bagi mereka yang sedang tersandung masalah, khususnya masyarakat tidak mampu. Ujar Ketua GWI Jateng dihadapan puluhan jurnalis yang tergabung di Jateng. Gabungan Wartawan Indonesia( GWI ) merupakan salah satu organisasi profesi Wartawan yang berdiri sejak tahun 2000 dan telah terdaftar di kementrian dalam negri/otonomi daerah dan Dewan Pers.kini gabungan wartawan Indonesia telah berkembang ke provinsi Jawa Tengah GWI Prov.Jateng dengan tujuan untuk memajukan Para insan Pers yang bergabung di GWI Dan untuk menciptakan perlindungan Hukum bagi para pers itu sendiri dalam menjalankan profesinya tanpa harus melanggar kode etik Pers dan Undang Undang dasar 45.juga untuk membantu masyarakat umum yang membutuhkan bantuan hukum. dinamika proses politik Indonesia selama puluhan tahun sejak era sukarno,era Suharto,kini telah mengantar kita pada suatu era baru yang oleh banyak orang disebut era reformasi.terlepas dari benar tidaknya istilah”era reformasi”itu,yang jelas system politik kini sudah mengalami perubahan signifikan.karena perubahan itulah maka sistem Pers pun turut berubah-sebagai dampaknya .jika di kedua era sebelum ini telah terjadi banyak pembredelan maupun pembungkaman terhadap pers oleh pemerintah,demi alasan”stabilitas nasional”sekarang situasinya sudah berbeda.boleh dibilang Pers dewasa ini sangat bergairah.dan pemerintah dilarang untuk mengintervensi Pers (sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999).namun,kemauan para pemodal untuk turut berpartisipasi dalam penerbitan Pers,secara moral,sesungguhnya patut di ajungi jempol.sebab,pertama:bisnis Pers merupakan bisnis yang sangat spekulatif dan riskan.Kedua:dengan demikian ,si pemilik modal telah melayani hak setiap warga Negara untuk tahu ( right to know) dan memperoleh informasi ( right to information ).itulah sisi eksternal dari pers:melayani kepentingan masyarakat.namun Pers juga punya sisi internal:ke inginan untuk berkembang dan menghasilkan profit bagi si pemilik modal maupun yang bekerja untuk Pers tersebut.langkah selanjutnya Gabungan wartawan Indonesia akan menata kembali GWI di tingkat kabupaten/kota( DPC ) di seluruh Provinsi Jawa Tengah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada.Jawa Tengah Meliputi dua puluh Sembilan kabupaten dan enam kota yang masing-masing kota dan kabupaten memiliki logo daerah yang berbeda dan ciri khas yang berbeda pula,jawa tengah memiliki potensi yang sangat besar terutama dalam hal home industrinya ,( tofari, ).
Saved under :
Pendidikan
PERTANDINGAN HELLAS VERONA VS INTER MILAN HASIL SKOR 3:3
Posted by : Amir on : 0 comments
Inter milan harus puas dengan satu poin usai hanya mampu bermain imbang 3-3 kala melawat ke markasHellas Verona, Marc’Antonio Bentegodi dalam lanjutan Serie A giornata 24, Minggu (7/2).
Nerazzurri sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol Jeison Murillo. Tuan rumah berbalik unggul berkat tiga gol yang semua lahir dari set piece, masing-masing oleh Filip Helander, Eros Pisano, dan Arthur Ionita. Tim tamu akhirnya selamat dari kekalahan, terima kasih kepada golMauro Icardi dan Ivan Perisic.
Inter sukses membuka skor kala laga baru berumur delapan menit. Sepakan pojok Marcelo Brozovic sukses disambut sundulan Murillo yang tak mampu dihadang Pierluigi Gollini.
Verona justru berbalik unggul di menit 16 setelah Eros Pisano sukses menaklukkan Samir Handanovic. Lagi-lagi gol ini berawal dari set piece yang diambil Marrone. Tuan rumah kini berganti memimpin 2-1.
Keunggulan Inter tak bertahan lama. Di menit 12, Verona sukses menyamakan skor berkat gol Helander. Sama seperti gol Murillo, gol Helander ini juga berawal dari corner kick yang dilepasLuca Marrone.Tak ingin menyerah begitu saja, Inter gencar menebar ancaman ke pertahanan Verona. Sayang tak ada gol tambahan hingga turun minum.Kembali dari kamar ganti, allenatoreRoberto Mancini membuat perubahan dengan memasukkan Ivan Perisic menggantikan Felipe Melo.
Alih-alih mengejar, Inter justru semakin tertinggal jauh setelah Artur Ionita menambah keunggulan Verona di menit 57. Skema set piece menjadi mimpi buruk Inter di laga ini. Lagi-lagi sepak pojok Marrone mampu dimanfaatkan menjadi gol. Masuknya Perisic benar-benar menjadi pembeda Inter di babak kedua ini. Pemain asal Kroasia itu sukses mengirim crossing mendatar yang mampu dimanfaatkan Icardi menjadi gol di menit 61.Perisic akhirnya menjadi penyelamat Inter setelah ia sukses mencetak gol di menit 78, memanfaatkan crossing yang dikirim Rodrigo Palacio dari sisi kanan. Hasil ini membuat Inter tetap terpaku di peringkat empat klasemen dengan koleksi 45 poin. Sementara Verona masih terbenam di dasar klasemen.
Verona hampir saja kembali memimpin di menit 86. Gilberto melakukan akselerasi di sisi kiri dan menembus hingga kotak penalti. Sayang penyelesaian akhirnya masih membentur tiang gawang. Skor 3-3 pun bertahan hingga laga usai.( bl.nt )
Saved under :
Olah Raga
EKONOMI KERAKYATAN PERLU PERHATIAN LEBIH
Posted by : Amir on : 0 comments
![]() |
| Pimpinan Redaksi Media www.nusantaramerdekacom |
revitalisasi pasar tradisional harus segera dilakukan misalnya dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada selama ini. Infrastruktur pasar yang sangat buruk menyebabkan para konsumen tidak mau mendatangi pasar tradisional. “Untuk hal ini perlu menteri koperasi, Usaha kecil dan menengah yang pro pasar,” jelasnya.para pedagang tradisional harus meningkatkan pengetahuan manajemennya, misalnya pengetahuan tentang tehnik pencahayaan, pengaturan display, dan lainnya.Menurut dia, hampir sebagian peritel tradisional belum memahami bahwa dengan pencahayaan yang memadai, display yang menarik akan berdampak atraktif dalam menarik konsumen.
Dikatakannya pengembangan orientasi kewirausahaan menuntut upaya aktif dari pelaku usaha khususnya peritel untuk dapat terus menerus melakukan perbaikan-perbaikan berkesinambungan sehingga layanan yang diberikan dapat menarik konsumen.
Untuk menumbuh kembangkan orientasi kewirausahaan peritel, lanjutnya maka proses pembelajaran yang terjadi pada aktivitas kesehariannya merupakan bahan masukan yang penting dan dikombinasikan dengan teknik manajemen yang tepat.
Sehingga untuk mengembangkan orientasi pasar,diharapkan dapat mampu mengelaborasi berbagai informasi dan pengetahuan yang didapatkan baik dari jejaring yang dimiliki maupun media-media sosial.Elaborasi informasi dan pengetahuan diharapkan mampu menjadi dasar pengambilan keputusan dalam memberikan layanan yang terbaik, kepada konsumen sehingga fokus perhatian tidak hanya pada strategi harga murah tetapi lebih kepada pelayanan apa yang dibutuhkan konsumen.
Saved under :
Editorial
MEMBANGUN POTENSI EKONOMI KERAKYATAN INDONESIA
Posted by : Amir on : 0 comments
Community Development Programmer & Business Consutant
Pengantar Ekonomi kerakyatan merupakan proses dan aktivitas ekonomi berbasis sumber-sumber daya lokal setempat yang dijalankan atau dilaksanakan oleh warga masyarakat lokal untuk mendapatkan nilai tambah ekonomi (economical added values). Proses atau kegiatan ekonomi kerakyatan ini sebenarnya adalah kewirausahaan sosial (social entrepreneurship). Hanya saja, pola pikir dan perilaku belum berorientasi PASAR dan KUALITAS produk.
Ekonomi Pedesaan vs Arus Modal Perjalanan panjang dan keberadaan ekonomi kerakyatan sudah berlangsung di seluruh wawasan nusantara, sebelum Indonesia merdeka. Ekonomi tradisional berbasis pertanian dan sumber-sumber daya alam. Seiring kemajuan peradaban, era barter bergeser pada ruang pasar. Bergeser lebih formal pada mekanisme permintaan (demand) dan penawaran (supply) apalagi arus modal dan investasi terus bergerak dan bertambah di ruang-ruang aktivitas ekonomi pedesaan dan pertanian atau sektor primer. Pergerakan modal dan investasi terus merambah ke pedesaan atau rural urban (perkotaan desa) dari investor luar daerah atau pun perusahaan berbasis penanaman modal daerah (PMD) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) yang bermitra dengan perusahaan lokal. Kondisi perkembangan dunia perekonomian sektor swastanisasi ini, secara nyata akan menggeser eksistensi ekonomi kerakyatan berbasis pertanian maupun home industri mikro akibat makin derasnya barang modal berupa teknologi produksi maupun teknologi infrastruktur. Pengembangan ekonomi kerakyatan oleh khususnya Pemerintah Daerah terhadap para pelaku usaha-usaha mikro informal adalah satu bentuk keberpihakan untuk memberi ruang pekerjaan dan kreasi serta kesempatan mendapatkan kehidupan yang (lebih) layak. Keberpihakan itu melalui beragam kebijakan Pemda yang membuka peluang dan potensi dalam mengembangkan eksistensi para pelaku ekonomi kerakyatan, yang berbasis pertanian-pedesaan maupun sektor pengolahan dan produksi serta jasa perdagangan mikro. Sejarah panjang peradaban perekonomian nasional membuktikan bahwa keberadaan para pelaku ekonomi kerakyatan, di sektor hulu maupun hilir, tidak bisa dipandang sepele. Keberadaan usaha-usaha mikro informal memberi kontribusi besar terhadap kehidupan langsung para pelakunya.Penciptaan lapangan kerja, signifikan terjadi bagi angkatan kerja tidak terdidik maupun tidak terlatih, di satuan wilayah setempat. Potensi pendapatan untuk memenuhi beragam kebutuhan dasar hidup (primary basic needs). Kondisi ekonomi para pelaku inipun belum memadai untuk menjawab kualitas hidup dasar apalagi memenuhi kebutuhan sekunder. Keberpihakan terhadap keberadaan ekonomi kerakyatan adalah menjaga dan menjamin pelaksanaan hak atas hidup, hak atas pekerjaan dan hak atas sumber daya lingkungan setempat untuk kehidupan sosial ekonomi masyarakat lokal.
Strategi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Kemajuan pola pikir dan perilaku kreatif para pelaku usaha di berbagai wilayah Pemkab/Pemkot yang ada di Provinsi Jawa Tengah, secara umum lebih baik dengan para pelaku usaha mikro kecil informal, di wilayah Indonesia Bagian Barat. Berdasarkan pengalaman sebagai community development consultant, pendekatan terpadu yang bisa dijadikan sebagai strategi dan program pengembangan ekonomi kerakyatan, yaitu : Peningkatan Kesadaran pelaku ekonomi kerakyatan bahwa berwirausaha adalah pilihan profesi. Bukan sekadar kegiatan di tingkat rumah tangga. Pembekalan pengetahuan tentang Kewirausahaan sosial, secara bertahap bertingkat sesuai cluster sektor usaha dan jenis-jenis bisnis. Melalui komunitas dan kelompok usaha. Bimbingan Teknis tentang Proses Pengolahan dan Produksi kepada pelaku UMK (usaha Mikro Kecil) per sektor atau jenis usaha. Praktek & Pelatihan dari Disperindag & Diskop – UKM. Bimbingan Teknis tentang Menejemen Pengelolaan Usaha Mikro – Kecil bagi pelaku usaha mikro – kecil. Pemberian prasarana alat produksi maupun pengadaan fasilitas perlengkapan dasar usaha. Bimbingan dan Pendampingan tentang Menejemen Pemasaran Usaha Mikro Kecil, melalui pemanfaatan teknologi informasi. Difasilitasi oleh Disperindag atau Diskop & UKM. Penyediaan Supporting System tentang Pembiayaan dan Sumber Pendanaan Kredit. Melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atau Kredit Usaha Rakyat (KUR), PNPM Produktif, Koperasi Simpan Pinjam (KSP), dan sejenisnya. Mengintegrasikan dan mensinergikan keberadaan Koperasi Serba Usaha (KSU) sebagai mitra pemasar atau mata rantai supply maupun aspek-aspek pendampingan dan penguatan menejemen usaha mikro dengan kelompok kelompok usaha. Memfasilitasi dan memberi kemudahan cluster jenis usaha tertentu untuk penguatan aspek-aspek kelembagaan dan perijinan. Memfasilitasi dan membantu cluster usaha atau jenis usaha strategis yang sudah memiliki standar dan kualitas produk, sudah berorientasi pasar, dalam SHOWROOM atau SENTRA PEMASARAN DAN PROMOSI. Program dan Kebijakan lain yang berpihak kepada pelaku ekonomi kerakyatan langsung Mencermati poin-poin diatas, kemitraan dan kerjasama lintas pemangku kepentingan, menjadi motor pertumbuhan dan pengembangan kemajuan ekonomi kerakyatan itu sendiri. Karena menyangkut kebijakan dan program, maka tugas pokok dan fungsi satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) seperti Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DInas Koperasi & UKM, dan kedinasan terkait lain, lebih dominan sesuai dengan domain otoritas kedinasan masing-masing.
Penutup
Kesuksesan dan kemajuan ekonomi kerakyatan dari para pelaku, sepenuhnya sangat ditentukan oleh pola pikir, pola sikap dan pola perilaku dari para pelaku usaha. Keberadaan Pemda, sebagai regulator dan fasilitator. Karena itu, kewajiban setiap pelaku UMK dan home industri kecil untuk menata dan menaikkan status keberhasilan usaha. Kemajuan ekonomi kerakyatan adalah instrumen pemberdayaan sekaligus media peningkatan kesejahteraan di tingkat keluarga. (Penulis adalah Dewan Pembina dari Gabungan Wartawan Indonesia Jateng)
Saved under :
Editorial







